AGAM – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di jalan umum Lubuk Basung, tepatnya di sekitar Pandam, Jorong Pasar Durian, Kenagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, pada Rabu malam (28/1) sekitar pukul 19.40 WIB. Peristiwa nahas ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk tronton Mitsubishi BA 8097 TU, dua unit truk Colt Diesel BA 8783 TL dan BA 8024 LU, serta satu unit minibus BA 1848 T. Berdasarkan informasi awal di lapangan, kecelakaan diduga bermula saat truk tronton BA 8097 TU mengalami kebocoran ban dan berhenti dengan posisi sebagian badan kendaraan berada di badan jalan.
Kondisi tersebut memicu terjadinya tabrakan beruntun dengan kendaraan lain yang melintas, hingga menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. Dalam kejadian ini, korban luka diketahui atas nama Dasril (46) selaku pengemudi truk Colt Diesel BA 8024 LU dan Hari Mulyadi (38) sebagai penumpang kendaraan yang sama. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Lubuk Basung untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, tiga korban meninggal dunia masing-masing bernama Bujang (74), Darusni (57), dan Suardi (69), yang merupakan pengemudi dan penumpang truk Colt Diesel BA 8783 TL.
Menerima laporan kejadian tersebut, Jasa Raharja Cabang Bukittinggi bergerak cepat dengan mendatangi lokasi kecelakaan untuk melakukan pendataan korban, berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit, serta memastikan proses penjaminan perawatan korban luka berjalan sesuai ketentuan.
Petugas Jasa Raharja juga melakukan pengecekan status Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) kendaraan yang terlibat, sekaligus menerbitkan jaminan biaya perawatan korban luka di RSUD Lubuk Basung. Seluruh korban dalam peristiwa ini dipastikan terjamin berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 jo PP Nomor 18 Tahun 1965.
Selain itu, Jasa Raharja terus memantau perkembangan penanganan korban serta melengkapi administrasi santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia, sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang dilakukan oleh jajaran Jasa Raharja Cabang Bukittinggi.
“Kami mengapresiasi gerak cepat petugas Jasa Raharja Cabang Bukittinggi yang langsung turun ke lapangan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan hak perlindungan sesuai ketentuan. Jasa Raharja berkomitmen hadir di setiap peristiwa kecelakaan lalu lintas, tidak hanya melalui santunan, tetapi juga pendampingan kepada korban dan keluarga sejak awal kejadian, ” ujar Teguh.
Ia berharap sinergi antara Jasa Raharja, kepolisian, dan fasilitas kesehatan terus terjaga, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin cepat, tepat, dan humanis.
Melalui penanganan ini, Jasa Raharja kembali menegaskan perannya sebagai representasi negara dalam memberikan perlindungan dasar bagi pengguna jalan. Ke depan, masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta mematuhi aturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Updates.