AGAM – Sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, Jasa Raharja Cabang Bukittinggi melaksanakan survei ahli waris korban kecelakaan lalu lintas (lakajol) yang terjadi di Jalan Manggopoh, Kabupaten Agam, pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan hak ahli waris korban dapat terpenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Survei ahli waris merupakan tahapan penting dalam proses penyaluran santunan Jasa Raharja. Dalam kegiatan tersebut, petugas Jasa Raharja Cabang Bukittinggi mendatangi langsung kediaman keluarga korban guna melakukan pendataan, verifikasi dokumen administrasi, serta memastikan keabsahan ahli waris yang berhak menerima santunan.
Selain proses administrasi, kunjungan ini juga menjadi bentuk empati dan kepedulian kepada keluarga korban yang tengah berduka. Petugas memberikan penjelasan secara langsung terkait mekanisme penyaluran santunan, besaran hak yang akan diterima, serta tahapan proses hingga santunan dapat dicairkan.
Pendekatan humanis ini diharapkan dapat memberikan ketenangan dan kepastian bagi keluarga korban, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan transparan, cepat, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Jasa Raharja Cabang Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir sejak awal kejadian kecelakaan hingga seluruh hak korban atau ahli waris terpenuhi. Kehadiran petugas di lapangan menjadi bagian dari pelayanan prima yang mengedepankan empati, profesionalisme, dan kepastian hukum.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengapresiasi langkah cepat dan responsif yang dilakukan jajaran Jasa Raharja Cabang Bukittinggi dalam melaksanakan survei ahli waris tersebut.
“Kami mengapresiasi petugas Jasa Raharja Cabang Bukittinggi yang turun langsung ke rumah ahli waris untuk memastikan proses santunan berjalan tepat sasaran. Pendekatan ini penting agar keluarga korban mendapatkan kepastian dan pendampingan sejak awal. Jasa Raharja akan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat, ” ujar Teguh.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja berharap proses penyaluran santunan kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas dapat segera dituntaskan, sehingga dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Ke depan, Jasa Raharja juga terus mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan dan kewaspadaan dalam berkendara menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan serta melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Updates.